7 Pekerjaan Freelance buat Mahasiswa

tips untuk freelancer

Enggak melulu soal duit, memulai karier secara freelance saat masih berstatus mahasiswa bisa jadi bekalmu saat lulus dan memulai karier profesional, lho!

Nyatanya, banyak sarjana yang hanya bermodal ijazah saat melamar kerja, tanpa memiliki pengalaman kerja yang sering kali menjadi salah satu persyaratan dari suatu lowongan. Makanya, kamu bisa curi start selagi masih berkuliah sehingga skill-mu lebih terasah dan pengalaman pun lebih banyak.

Untuk itu, bekerja secara freelance memang pilihan yang cocok untuk mahasiswa yang masih disibukkan tugas kuliah. Dengan sistem kerja yang lebih fleksibel, kamu bisa memilih sendiri waktu yang memungkinkan untuk mengambil suatu project. Apalagi saat ini banyak peluang yang bisa kamu manfaatkan untuk mulai belajar bekerja.

Ini dia 7 peluang profesi yang bisa kamu pertimbangkan untuk mulai jadi freelancer:

1. Event crew

Kamu punya pengalaman menjadi panitia acara kampus? Enggak ada salahnya menjajal peruntungan untuk bekerja sebagai event crew. Ada banyak event-event yang membutuhkan banyak kru lepas, mulai dari pameran, exhibisi, bazaar, sampai festival.

Dengan jobdesc yang enggak jauh beda dengan kepanitiaan kampus, kamu bisa memperoleh penghasilan dan networking yang lebih luas. Kamu pun terlatih menguasai soft-skill yang penting di dunia kerja seperti tanggung jawab, teamworkproblem-solving, sampai leadership.

2. Admin media sosial

Di era serba digital ini, sebagian besar bisnis memanfaatkan media sosial untuk memasarkan brand-nya. Mulai dari online shop, akun penyedia informasi, akun jokes, hingga perusahaan ternama pun memiliki akun medsos sendiri. Oleh karena itu, profesi admin medsos menjadi salah satu lowongan yang sering kali dibutuhkan.

Secara umum, tugas seorang admin media sosial yaitu mengelola akun media sosial dan berkomunikasi dengan klien atau followers. Jangan salah, keterampilan berkomunikasi ini bisa dipamerkan sebagai soft-skill pendukung saat melamar kerja, lho.

Selain itu, pengalaman sebagai admin medsos berguna kalau kamu ingin melanjutkan profesi ini ke level yang lebih tinggi, yaitu sebagai social media specialist atau social media director.

3. Make-up artist

Buat kamu yang suka make up, menjadi seorang make up artist (MUA) bisa jadi pilihan yang menjanjikan, lho! Saat ini banyak klien yang mencari MUA untuk berbagai kesempatan seperti ulang tahun, kondangan, photoshoot, tampil di suatu acara, apalagi acara wisuda yang diikuti ribuan orang.

Selain keterampilan makeup itu sendiri, kamu bisa memamerkan keterampilan melayani klien (hospitality), tanggung jawab, hingga time management saat melamar kerja nanti.

4. Master of Ceremony (MC)

Peluang profesi lain yang bisa kamu coba adalah menjadi seorang pembawa acara atau Master of Ceremony (MC).

Dengan modal kemampuan berbicara di depan umum, keterampilanmu membawakan acara bisa semakin berkembang jika tekun mengambil job MC. Kamu bisa mulai dari lingkungan terdekatmu seperti menjadi MC di acara kampus. Dari sini, kamu bisa memperluas networking untuk tampil di berbagai acara lain.

Pengalaman menjadi MC juga bisa dipamerkan saat proses rekrutmen kerja. Sebab, setiap kantor pasti punya acara yang membutuhkan MC, kan?

5. Penerjemah

Kalau kamu terampil berbahasa Inggris, profesi penerjemah freelance bisa jadi pilihan yang cukup menjanjikan. Untuk level pemula, kamu bisa mulai menawarkan jasamu ke teman-teman sesama mahasiswa untuk menerjemahkan materi kuliah hingga jurnal berbahasa Inggris. Selain itu, keharusan menerjemahkan abstrak tugas akhir ke bahasa Inggris bisa menjadi kesempatan juga, lho!

Kamu juga bisa mengajak beberapa temanmu untuk membuat agensi terjemahan kecil-kecilan supaya bisa mengambil lebih banyak project. Wah, bisa jadi peluang bisnis setelah lulus kuliah, nih!

6. Content Creator

Ini dia profesi yang sedang digandrungi generasi Millenials. Semakin banyak Millenials yang memanfaatkan blog, YouTube, Instagram, dan Twitter untuk membuat konten-konten yang menarik pengguna media sosial.

Kamu nggak perlu jadi YouTuber, selebgram, atau selebtwit agar bisa disebut sebagai content creator. Kamu bisa membuat konten untuk akun media sosial pribadi atau memanfaatkan media online untuk menyebarkan karyamu. Konten yang dibuat pun bisa berupa tulisan, ilustrasi, desain, video, podcast, sampai gaya ootd-mu sehari-hari.

Asalkan rajin membuat konten yang sesuai dengan tren, dijamin akun medsos-mu bakal ramai dan berpotensi menghasilkan rezeki. Keterampilan creative thinkingproject planning, hingga inisiatif dan komitmen kerja bisa menjadi kelebihan yang bisa kamu tonjolkan di CV-mu.

7. Video editor

Masih berhubungan dengan creative content, kamu bisa memanfaatkan peluang maraknya tren vlogging dengan membantu mengedit video. Banyak vlogger pemula yang masih membutuhkan bantuan video editor untuk mengolah konten yang masih mentah. Ditambah lagi, konten video juga banyak dibutuhkan di bidang digital marketing sehingga peluang menjadi video editor juga besar.

Kalau sudah dicoba dan ternyata kamu merasa cocok, jangan ragu-ragu untuk lebih mendalami profesi ini dan mengumpulkan lebih banyak portofolio. Setelah lulus kuliah, menjadi video editor profesional bisa menjadi pilihanmu!

Ternyata banyak juga kan profesi freelance yang cukup prospektif di zaman sekarang? Selain bisa menambah uang saku, pengalaman kerja juga penting banget saat proses rekrutmen kerja. Jadi, jangan malas untuk berinvestasi pengalaman kerja mulai sekarang, ya!

 

13 July, 2020