Bersama Melawan Corona

Bersama Lawan Corona

Jumlah pasien positif Corona Covid-19 di Indonesia sudah menembus angka puluhan ribu. Para peneliti masih berusaha untuk menemukan vaksinnya.  Virus ini mudah menyebar dari satu manusia ke manusia lainnya, dalam waktu yang cepat maka dari itu, berbagai cara pun dilakukan untuk memutus rantai penyebaran. Mulai dari social distancing, percobaan karantina wilayah, imbauan menjaga kebersihan yang terus digalakkan hingga kini demi memerangi Covid-19.

Bagaimana cara penularan 2019-nCoV atau corona COVID-19 ini?

Saat ini, diyakini bahwa penularan melalui percikan atau droplet pernapasan. Virus ditularkan melalui percikan-percikan yang muncul saat pasien batuk, bersin, atau bicara, dan orang-orang yang rentan mungkin terinfeksi setelah menghirup droplet tersebut. Penularan kontak tidak langsung terjadi ketika percikan yang mengandung virus tersimpan di permukaan suatu benda, yang mungkin disentuh oleh tangan. Virus dari tangan yang terkontaminasi mungkin terbawa ke saluran mukosa di mulut, hidung, dan mata orang tersebut dan membuatnya terjangkit.

Berikut lima langkah cegah Corona atau COVID-19

  • Tangan

Cucilah tangan sesering mungkin dengan sabun atau hand sanitizer yang memiliki kandungan alkohol. Mencuci tangan dengan baik dan benar, dengan air mengalir, serta setidaknya selama 20 detik akan membunuh virus yang ada di tangan. Kelihatannya memang remeh, namun hal ini amat penting untuk mencegah penyebaran COVID-19.

  • Siku

Tutupi hidung dan mulut dengan siku ketika bersin atau batuk. Jangan gunakan tangan atau telapak tangan untuk menutup mulut. Pilihan lainnya, Anda dapat menutupi mulut dengan tisu ketika bersin dan batuk. Kemudian, buang tisu tersebut dan segera cuci tangan Anda. Virus corona COVID-19 menyebar melalui droplet dari bersin atau batuk. Dengan menerapkan etika seperti ini, Anda dapat mencegah orang lain agar tidak terkontaminasi virus, seperti virus flu ataupun corona.

  • Wajah

Hindari untuk menyentuh wajah, terutama area mata, hidung, dan mulut untuk mencegah virus masuk ke tubuh Anda. Tangan kita biasanya menyentuh banyak hal dan belum tentu bebas dari virus. Jika terkontaminasi, tangan yang menyentuh area wajah berpotensi memindahkan virus yang tadinya berada di tangan ke dalam tubuh.

  • Jaga Jarak

Ketika berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain, jaga jarak atau lakukan physical distancing. Jarak yang direkomendasikan setidaknya dalam radius satu hingga tiga meter dari orang lain. Dengan menerapkan physical distancing, Anda akan terhindari dar droplet orang lain, jika ia batuk atau bersin.

  • Kenali Gejala-gejalanya

Jika Anda sakit, merasa tidak enak badan, atau meriang, maka tinggallah di rumah. Ikuti aturan kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pihak kesehatan daerah Anda. Apabila terkena demam, batuk-batuk, dan kesulitan bernafas, segera cari bantuan kesehatan. Anda harus sadar dan mengetahui penyebaran virus di daerah Anda. Ikuti instruksi spesifik dari pusat kesehatan untuk menjaga dan mencegah transmisi virus dan penyebaran COVID-19.

Kelemahan Virus Corona

Berita terbaru kini, pemerintah mewajibkan masyarakat untuk menggunakan masker, masker kain misalnya karena masker lainnya yang lebih steril sudah sulit didapatkan dan harganya sudah tidak wajar. Hal tersebut semata-mata merupakan bentuk waspada diri agar terhindar dari infeksi Covid-19. Tapi tahukah kamu jika virus Corona sebenarnya memiliki beberapa kelemahan yang bisa kita siasati untuk mencegah penyebaran penularannya.

Cek infonya berikut ini:

1. Mudah Hancur dengan Menggunakan Sabun dan Air Mengalir

Kelemahan virus corona yang pertama ialah mudah dihancurkan dan mati jika terkena sabun dan dibersihkan dengan air mengalir. Itulah alasannya mengapa pemerintah dan beberapa kampanye kesehatan lainnya mewajibkan kita untuk rajin mencuci tangan baik sebelum beraktivitas maupun sesudah beraktivitas.

Kandungan senyawa sabun menghancurkan tiga bagian yang ada pada virus corona yakni :

DNA atau RNA yang menjadi inti dari virus.Protein yang merupakan bahan baku virus untuk menggandakan diri.Lapisan lemak sebagai pelindung luarnya.Ketiga bagian tersebut tidak terikat secara kuat antara satu dengan yang lainnya  sehingga, saat lapisan lemak hancur karena bertemu dengan senyawa sabun maka, virus corona pun akan hancur dan mati.

Maka dari itu, untuk menghindari penyebaran Covid-19, kamu harus rajin mencuci tangan karena tindakan ini ampuh menghancurkan virus. Cuci tangan anda dengan benar dan dibersihkan dengan air mengalir sehingga tangan anda tetap sehat dan steril, virus pun akan sulit menginfeksi.

2. Bisa Kalah dengan Antibodi

Selanjutnya, kelemahan virus corona yang lain ialah mudah dikalahkan dengan antibodi manusia yang sehat. Virus sejatinya akan sulit masuk menginfeksi tubuh manusia jika manusia tersebut memiliki sistem imun atau antibodi yang kuat.

Sistem imun yang baik didapatkan dari pola hidup sehat misalnya, rajin berolahraga dan rajin mengkonsumsi sayur-sayuran serta buah-buahan. Nutrisi yang ada dalam makanan dapat memberikan banyak manfaat yang berpengaruh pada sistem imunitas tubuh.

Tentunya kabar bahwa salah satu kelemahan virus corona ialah sulit menginfeksi tubuh dengan antibodi yang kuat dibenarkan oleh sebuah penelitian yang dilakukan di Australia. Mereka membuat sejumlah eksperimen dengan pasien Covid-19 dan memantau kadar antibodinya setiap hari.

Memang hal ini masih perlu banyak pembuktian secara ilmiah dan dalam skala yang lebih besar apakah virus ini benar-benar memiliki kelemahan dengan antibodi yang sehat. Namun setidaknya, penelitian ini mengingatkan kita untuk terus menjaga pola hidup sehat dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang berbagai penyakit.

3. Mudah Dibasmi dengan Disinfektan

Virus corona yang menyebabkan Covid-19 ternyata cukup lemah jika berhadapan dengan bahan disinfektan. Hal ini serupa dengan virus corona lainnya yang menyebabkan SARS dan MERS.

Berdasarkan hasil penelitian, virus tersebut dapat dinon-aktifkan dengan bahan disinfektan yakni, alkohol dengan kadar 60%-70%, hidrogen peroksida 0,5%, atau sodium hipoklorit dengan kadar 0,1% dalam waktu 1 menit.

Itu juga merupakan alasan mengapa saat ini digencarkan penyemprotan disinfektan secara massal baik penyemprotan disudut-sudut kota hingga perorangan. Kamu juga bisa menggunakan disinfektan untuk membersihkan beberapa barang ataupun peralatan yang kamu ginakan sehari-hari agar terhindar dari infeksi virus.

4. Mudah Lemah Apabila Terkena Suhu panas

Kelemahan virus corona selanjutnya ialah mudah melemah pada suhu panas. Memang belum ada penelitian yang betul-betul membuktikan bahwa teori ini benar, Covid-19 lemah terhadap panas.

Akan tetapi, pada virus corona yang menyebabkan penyakit SARS, suhu panas terbukti dapat melemahkan virus. Hal ini juga serupa dengan data yang diterbitkan oleh WHO bahwa virus penyebab SARS bisa terbunuh pada suhu 56°C.

5. Tidak Bisa Bertahan Lama di Permukaan

Virus corona memang bisa bertahan beberapa hari di permukaan benda. Namun, seiring berjalannya waktu, virus ini tidak lagi cukup kuat untuk bisa menimbulkan infeksi. Sehingga baik WHO maupun Kementerian Kesehatan RI tidak melarang aktivitas pengiriman paket antar negara karena risiko penularan melalui media pengiriman paket tersebut sangatlah rendah.

Bersama Lawan Corona

14 July, 2020